PROGRAM STUDI BIOLOGI

Pembalut Wanita “muz-lih” Meriahkan Pameran Produk Inovasi Dalam Ajang OSKI 2019

oski_2

 OSKI (olimpiade sains dan karya inovasi) merupakan ajang olimpiade yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI. Olimpiade ini merupakan olimpade  pertama diadakan, dan mengusung tema “peran dan tantangan sains dan teknologi menuju revolusi industri 4.0 sintesis, karakterisasi, dan properti”. Proses olimpiade ini diikuti oleh perguruan tinggi keagaaman di Indonesia baik yang negeri maupun swata, adapun proses  penyeleksian peserta berlangsung pada bulan Agustsu 2019 hingga puncak seleksi nasional pada 14-15 November 2019 di UIN Alaudin Makasar.

Pada kesempatan ini, program studi biologi mengirimkan kontingen dalam bidang karya inovasi kolaborasi dosen dan mahasiswa. Di bawah bimbingan ibu Nirmala Fitria Firdhausi, mahasiswa biologi melakukan inovasi berupa pembuatan pad biodegradabel pada pembalut wanita. inovasi ini dilakukan dalam rangka mengurangi  limbah pembalut wanita. Adapun pembuatan pad biodegradable ini memanfaatkoskian limbah pelepah pisah dan glukomanan dari biji salak.

Setelah melakukan berbagai penelitian, Dyah Ayu Pitaloka,  Siti Hakimah Aprilia, Rieke Nuraini Nisa, melakukan pameran karya inovasinya dalam produk yang mereka sebut “muz-lih”. Pada pameran karya inovasi ini, Wakil Menteri Agama – Bpk. Dr. Zainut Tahuid, MIP-, sempat melakukan kunjungan dan bertanya mengenai keungulan dari produk ini.  Pada kesempatan tersebut, dijelaskan bahwa pelepah pisang memiliki daya serap lebih tinggi dan memiliki daya urai lebih cepat dari serat kapas pada umumnya. Produk ini juga dilengkapi dengan ekstrak daun sirih hijau yang berfungsi sebagai anti-bakteri dan anti-fungi, dalam mencegah terjadinya keputihan. selain itu pemanfaatan hidrogel dari glukomanan biji salak, sebagai pengganti SAP (super absorben polimer)menjadi keunggulan lain produk ramah lingkungan ini.

Pada akhir kunjungan Wamenag mengungkapkan harapannya agar inovasi produk ini dapat dikembangkan menjadi produk yang dapat dikembangkan secara massal memalui industri.

oski_3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *